Estrogen adalah salah satu dari kelompok hormon steroid yang diproduksi oleh ovarium, plasenta, kelenjar adrenal dan dalam jumlah kecil, oleh testis laki-laki. Estrogen menyebabkan perkembangan karakteristik seksual sekunder (misalnya payudara, pinggul lebih besar) pada remaja putri dan terlibat dalam pembangunan kembali lapisan rahim setelah menstruasi. Estrogen juga berperan dalam penyerapan kalsium dan keseimbangan. Penurunan estrogen pasca-menopause pada perempuan mengakibatkan demineralisasi tulang dan osteoporosis, serta gejala-gejala menopause lainnya. Senyawa mirip estrogen juga dibentuk oleh tanaman-tanaman tertentu (disebut fitoestrogen).
Menurut data dari WHO (World Health Organization), diperkirakan ditahun 2030 nanti ada 1,2 miliar wanita yang berusia di atas 50 tahun. Sebagian besar dari mereka (sekitar 80 persen ) tinggal dinegara berkembang. Dan setiap tahunnya populasi wanita menopause meningkat sekitar tiga persen. Perkiraan kasar menunjukan akan terdapat sekitar 30-40 juta kaum wanita usia lanjut (wulan) dari seluruh jumlah penduduk Indonesia yang sebesar 240-250 juta. Dalam kategori wulan tersebut (usia lebih dari 60 tahun), hampir 100 persen telah mengalami menopause dengan segala akibat serta dampak yang menyertainya sepeti osteoporosis, resiko penyakit kardiovaskular dua kali lebih besar, sampai pada masalah kulit dan kecantikan akibat menurunnya sintesis kolagen dalam tubuh.
Wanita akan mengalami menopause ditandai dengan berhentinya sirkulasi haid dan juga diikuti dengan melemahnya organ reproduksi dan muncul gejala gejala penuaan dibeberapa tubuh. Ketika seorang wanita mulai memasuki masa menopause, ada beberapa gejala yang akan dirasakan, gejala tersebut adalah vagina mengering, Hot flash / berkeringat malam, melankoli, gugup, insomnia, rasa pusing, kesemutan, kelelahan, rematik, jantung berdebar, vertigo, formication. Tidak semua tanda-tanda tersebut dirasakan oleh setiap wanita. Namun, gejala yang paling banyak dirasakan oleh wanita yang menopause adalah berkeringat di malam hari dan rasa kering pada vagina. Gejala-gejala tersebut dapat diperbaiki dengan menkonsumsi sumber fitoesterogen namun yang tidak berbahaya bagi tubuh.
Estro G-100, merupakan sebuah inovasi terbaru dalam memperbaiki kualitas hidup wanita di masa menopause, sebuah bahan alami yang diolah secara ilmiah dan menghasilkan produk yang berkualitas. Estro G-100 telah mendapatkan claim dan paten dari berbagai negara seperti Kanada, USA, Korea, Malaysia, Singapore dan beberapa negara lainnya sebagai herbal yang mampu memperbaiki 10 dari 12 gejala yang mengikuti fase menopause. Estro G-100 adalah gabungan dari 3 tumbuhan Korea yang telah digunakan lebih dari 400 tahun sebagai obat tradisional di Korea. Dan 2 dari 3 tumbuhan penyusunnya telah di claim sebagai liver protector oleh WHO.
h
https://bandurart.Mystrikingly.com/
August 14, 2024
First off I want to say reat blog! I had a quick question which I'd like to ask if you don't mind. I was curious to find out how you center yourself and clear your head prior to writing. I've had a toough time clearing my mind in getting my iddeas out. I truly do take pleasure in writing but it just seems like the first 10 tto 15 minutes tend to be lst just trying to figure out how to begin. Any ideas or tips? Many thanks! https://bandurart.Mystrikingly.com/
m
menbehealth.wordpress.com
March 04, 2025
Unquestionably believe that that you said. Your favorite justification seemed to be on the net the simplest thing to take note of. I say to you, I certainly get annoyed at the same time as other people consider concerns that they just don't understand about. You controlled to hit the nail upon the highest as well as outlined out the whole thing without having side-effects , other folks could take a signal. Will probably be again to get more. Thank you https://menbehealth.wordpress.com/